Para penikmat gaya vintage pasti seru kan punya rumah dengan aksen khas vintage. Hunian bergaya vintage atau kuno tak akan pernah out of style. Gaya vintage mampu membuat atmosfer hunian menjadi klasik dan chic..
Karakter dari furnitur vintage itu sendiri biasanya berkesan pudar dan
usang dengan didominasi warna kusam serta menghadirkan nuansa dingin dan
kuno.
Tertarik dengan hunian gaya vintage? berikut penulis berikan tips
Kursi goyang yang telah diwariskan leluhur keluarga selama
beberapa generasi cocok diletakkan di ruang tamu atau beranda
rumah. Jika mencari kenyamanan, pilih sofa dengan warna pastel dan
pola selfdesign.
Saatnya mengeluarkan koleksi barang-barang kuno dari gudang rumah.
Radio, gramofon, telepon atau mesin tik kuno bisa menjadi dekorasi yang
sempurna bagi hunian . Selain itu, dapat jugmemanfaatkan
benda-benda antik lain dan menggantungnya di dinding untuk menciptakan
sentuhan vintage yang berkelas.
Berikut ini cara-cara menilai furnitur vintage:
1. Usia
Untuk dikatakan sebagai antik, furnitur
terkadang harus berusia puluhan hingga ratusan tahun. Hal inilah yang
membedakan furnitur antik dan vintage. Sebuah furnitur tak harus berusia
tua untuk dilabeli kata ‘vintage’. Asalkan memiliki model dan tampilan
yang kuno, maka furnitur itu bisa dikategorikan sebagai vintage.
2. Konstruksi
Secara umum, konstruksi furnitur vintage terbuat dari bahan kayu atau logam, dan bukan plastik atau bahan-bahan buatan pabrik.
3. Desain
Terkadang hanya mengikuti tren yang telah terjadi di beberapa puluh
tahun lalu. Misalnya, desain furnitur tahun 1960an yang diaplikasikan
kembali pada furnitur baru dan dijual di saat ini, maka furnitur
tersebut bisa dikategorikan sebagai vintage.
https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kuliner/571419-tips-mendekor-rumah-bergaya-klasik-vintage
http://architectaria.com/pengertian-dan-ciri-ciri-furnitur-yang-bergaya-vintage.html
http://edupaint.com/interior/ruang-makan/5113-mengenal-desain-bergaya-vintage.html







1 komentar:
Jos
Posting Komentar